BERITA
  • Manfaatkan Lahan 176 Hektar, PT Timah Bangun Properti di Bekasi
    May 09, 2017 03:45
    Foto: Warta Kota/Ichwan Chasani
    WARTA KOTA, BEKASI - PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti)--anak perusahaan PT Timah (Persero), Tbk--memanfaatkan lahan 176 hektar di kawasan Mustikajaya, Kota Bekasi untuk proyek properti Familia Urban.

    Proyek hunian yang terletak di Jalan Mandor Demong, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi itu pada tahap awal menawarkan tiga cluster rumah tapak untuk tipe bangunan dan luas tanah yang bervariasi.

    Chrishandono Heswadhi, Manager Realty Timah Properti mengatakan, rencananya akan ada 44.000 unit rumah Familia Urban yang akan dikembangkan dalam 10-11 tahap dalam jangka waktu puluhan tahun.

    "Untuk tahap pertama, ada tiga cluster yang akan dibangun, totalnya sebanyak 670 unit," kata Chrishandono di sela-sela prosesi Tanam 1.000 Pohon Trembesi di lokasi proyek tersebut, Sabtu (29/4).

    Menurut Chrishandono, dari total lahan 176 hektar itu, 40 persen diantaranya akan menjadi ruang terbuka hijau. Sementara properti yang akan dibangun, 70 persen diantaranya adalah rumah tapak. Selebihnya berupa area komersial seperti ruko, pasar tradisional hingga mal.

    "Kami ingin ciptakan kota mandiri, pembangunan mal itu tahap ke sepuluh. Tahap pertama dibangun rumah tapak mulai Mei 2017 dan rencananya akan mulai serah terima November-Desember 2017," terangnya.

    Per Februari 2017 lalu, kata dia, tercatat sudah ada 60-an konsumen yang transaksi. "Sampai akhir tahun ini kami targetkan sekitar 300-an unit yang akan terjual, nilainya sekitar Rp200-an miliar," kata Chrishandono.

    Sebagai kawasan hunian yang bernuansa hijau, lanjut Chrishandono, Familia Urban dalam tahap awal pembangunannya akan lebih dulu menghijaukan kawasan tersebut dengan melakukan penanaman 1.000 pohon trembesi secara bertahap.

    Pada soft launching Sabtu (29/4) pagi itu, Familia Urban mengajak ratusan pelajar SD Mustikasari II, Mustikajaya, untuk bersama-sama menanam pohon trembesi di area proyek perumahan itu.

    "Pohon ini dikenal handal menyerap dan menyimpan air. Kami juga membangun tiga polder untuk menampung air. Salah satu polder itu bisa dikembangkan menjadi lokasi wisata karena ukurannya lumayan besar, sekitar 100x30 meter persegi," kata Chrishandono.
    Manajer Pemasaran Familia Urban, Devi Ardhana menambahkan, pada tahap pertama, tiga cluster itu akan dibangun di Zona Ayodya di lahan seluas sekitar 15 hektar. Proyek perumahan ini terletak sekitar 4 kilometer dari Exit Tol Bekasi Timur.

    Ketiga cluster itu adalah Cluster Gayatri untuk rumah tipe 36/72, Cluster Ganesha untuk rumah tipe 40/72 dan 45/90, serta Cluster Dharmawangsa untuk rumah tipe 60/90 (dua lantai), 60/120 (satu lantai) hingga 69/120 (dua lantai).
    Cluster Gayatri ditawarkan seharga Rp380 jutaan dengan cicilan sekitar Rp3,5 jutaan selama 15 tahun. Cluster Ganesha ditawarkan antara Rp400 jutaan hingga Rp500 jutaan. Sedangkan Cluster Dharmawangsa ditawarkan sekitar Rp800 jutaan.
    "Kami berharap, dalam 2-3 tahun lagi, seluruh 670 unit rumah tapak ini bisa terserap pasar," kata Devi Ardhana.

    wartakota.tribunnews.com
    Share
    Tweet

  • Familia Urban - Cluster Dharmawangsa
  • Familia Urban - Ganhesa