PROFIL PERUSAHAAN
  • PT TIMAH (Persero) Tbk berencana untuk mengembangkan aset tanah yang dimilikinya untuk bisnis properti, melalui anak perusahaan yang semula didirikan dengan berkongsi dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dengan nama awal PT Timah Adhi Wijaya (PT TAW).

    Kini sebagian besar atas sahamnya, yakni sebesar 98,45% telah dimiliki oleh PT TIMAH (Persero) Tbk, serta sisanya sebesar 1,55% dimiliki oleh PT Rumah Sakit Bakti Timah (PT RSBT) yang merupakan Anak Perusahaan PT TIMAH (Persero) Tbk.

    Untuk selanjutnya,PT TAW telah berganti nama menjadi PT Timah Karya Persada Properti (PT TKPP) sejak tanggal 28 April 2016, dimana hal ini merupakan langkah strategis dari PT TIMAH (Persero) Tbk untuk merambah bisnis lain selain pertambangan timah yang telah dilakukan sejak tahun 1976.

    Untuk tahap pertama, PT TKPP (Timah Properti) akan mengembangkan 3 (tiga) kawasan diatas lahan milik PT TIMAH (Persero) Tbk, yakni Kawasan Bekasi seluas 15 hektar dengan nilai investasi untuk tahun 2017 ditaksir senilai Rp. 126,70 M, Kawasan Kelapa Dua, Depok diatas lahan seluas 1,2 Hektar dengan nilai investasi untuk tahun 2017 ditaksir senilai Rp. 36,92 M, dan Kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan diatas tanah seluas 2.050 m2 dengan nilai investasi untuk tahun 2017 ditaksir senilai Rp. 10,22 M. Secara keseluruhan, dalam tahun 2017 nilai investasi ditaksir senilai Rp.173,85M.

    Pengembangan properti ini telah dilakukan dan dipasarkan untuk pertama kalinya pada tanggal 19 Februari 2017 dan akan selesai pada tahun 2018-2022 mendatang. Selanjutnya PT TKPP (Timah Properti) akan terus berkembang, dan diantaranya akan melakukan pengembangan dengan membangun hotel dan perumahan diatas lahan milik PT TIMAH (Persero) Tbk yang terletak di Jakarta dan Bangka Belitung yang direncanakan akan dimulai pada tahun 2018.